Sejarah jembatan Kertosono
Jembatan Lama Kertosono, juga dikenal sebagai "Treteg Tosono" oleh warga setempat, adalah ikon bersejarah di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk . Asal Usul dan Nama Nama Kertosono diambil dari nama seorang pahlawan dari daerah Kuncen, Kecamatan Patian Rowo, yang bernama Mbah Kerto. "Treteg" berasal dari bahasa Jawa yang berarti jembatan, dan "Tosono" adalah kependekan dari Kertosono . Peran dalam Sejarah Jembatan ini dibangun oleh tentara Belanda sebagai jalur penghubung untuk mempermudah penjajahan di wilayah Nganjuk. Setelah proklamasi kemerdekaan, Mbah Kerto dan pasukannya berupaya meledakkan jembatan ini untuk menghambat gerak laju pasukan Belanda yang ingin kembali menjajah. Meskipun upaya peledakan gagal, pertempuran sengit terjadi di atas jembatan, yang dikenal sebagai "Perang Treteg Tosono" . Kondisi Terkini Pada tahun 2018, jembatan ini ditutup karena mengalami kerusakan dan terancam runtuh. Kondisi fisiknya sangat me...